BANJARMASIN – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Semarang, Didik Dwi Hartono, S.H., Kp., M.M., hadir menjadi narasumber dalam forum National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) yang diselenggarakan di Banjarmasin. Kehadiran jajaran pimpinan Diskominfo Kota Semarang dalam agenda berskala nasional ini bertujuan untuk membagikan praktik baik (best practice) serta strategi pengintegrasian teknologi informasi dalam mendukung ketahanan dan penanggulangan banjir perkotaan.
Dalam pemaparannya, Didik Dwi Hartono menjelaskan pentingnya pemanfaatan infrastruktur teknologi informasi, sistem pemantauan terpadu, serta optimalisasi kanal pengaduan masyarakat sebagai fondasi utama manajemen risiko bencana banjir. Pihaknya menegaskan bahwa penguatan sistem peringatan dini berbasis data real-time dan sinergi antar-OPD menjadi kunci utama Pemerintah Kota Semarang dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta mempercepat respons penanganan di wilayah terdampak.
Kehadiran Diskominfo Kota Semarang sebagai narasumber dalam forum NUFReP ini menjadi bentuk pengakuan nasional atas komitmen dan inovasi digital yang terus dikembangkan oleh Pemerintah Kota Semarang. Pihak Diskominfo berharap pengalaman dan strategi penguatan ketahanan banjir yang dipaparkan dapat memberikan kontribusi pemikiran serta menjadi referensi bagi pemerintah daerah lain dalam membangun kota yang resilient, aman, dan berkelanjutan.
Melalui keikutsertaan aktif dalam forum strategis ini, Pemerintah Kota Semarang terus berkomitmen memperluas kolaborasi antardaerah demi mengakselerasi transformasi digital dan ketangguhan infrastruktur perkotaan di Indonesia.




